Ubah Kamar Mandi Anda Jadi Minimalis dengan Hal Ini

Ubah Kamar Mandi Anda Jadi Minimalis dengan Hal Ini - Desain kamar mandi minimalis saat ini sering kali menjadi idaman karena desainnya yang simpel dan mudah. Jika Anda ingin mengubah tampilan kamar mandi lama Anda, ada beberapa tips bisa Anda lakukan.

Sebaliknya, jika masih merencanakan desain kamar mandi untuk rumah baru Anda, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan mengenai perabotan, lantai dan tembok kamar mandi.
[1] Kosongkan kamar mandi Buang barang-barang yang sudah tidak Anda gunakan lagi di kamar mandi. Mulailah membereskan botol-botol conditioner yang sudah habis. Buanglah botol shampoo yang Anda dapatkan dari hotel dan tidak digunakan. Bahkan, simpan juga alat pengering rambut yang ternyata sudah tidak Anda gunakan dalam beberapa minggu bahkan beberapa bulan terakhir.

Jangan simpan barang-barang yang tidak Anda gunakan setiap harinya terus-menerus di kamar mandi. Kumpulkan dan simpan barang-barang yang jarang Anda gunakan dalam satu kotak. Anda akan terkejut melihat k…

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Sebenarnya pilek merupakan penyakit ringan yang biasa dialami oleh setiap anak termasuk balita. Akan tetapi lazimnya orangtua selalu merasa kuatir dengan kondisi anak yang terserang penyakit ini. Orangtua yang tanggap dengan segera membawa anak tersebut ke dokter.

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Padahal menurut para pakar (dokter anak) menyebutkan bahwa penyakit pilek akan hilang dengan sendirinya sehingga anak yang tengah sakit flu atau pilek akan segera sembuh dengan sendirinya. Pilek disebabkan oleh virus, oleh karena itulah anak tidak usah diberi antibiotik.

Jika ditanya, "Berapa lama sih penyakit pilek pada anak akan terus menerpa?" Jawabannya adalah anak akan diserang penyakit ini dan sembuh dalam 10 hari.

"Dan antisipasi apa yang harus dilakukan terhadap anak usia balita yang terkena pilek?" Bila anak usia balita terkena pilek, saran terbaik bagi setiap ibu agar memberi mereka ekstra Air Susu Ibu dan menjemurnya di waktu pagi atau sore ada sinar matahari.

Cara Mengatasi Pilek pada Anak
Kedua cara tersebut di atas (memberi anak balita ekstra ASI dan menjemurnya dengan sinar matahari pagi atau sore) merupakan solusi penyembuhan penyakit pilek yang efektif bagi anak balita. Besar kemungkinan anak balita tersebut akan sembuh dengan cepat.

Dan bagi si buah hati yang berumur di atas lima tahun, upaya penyembuhan yang bisa dilakukan oleh setiap ayah dan bunda adalah dengan memberikannya air minum hangat. Dan walaupun pilek adalah sebuah penyakit yang ringan, namun bila setiap orangtua tetap khawatir dengan kesehatan buah hatinya tidak salah bila membawa sang anak ke dokter untuk berobat atau sekadar konsultasi.

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Melansir rubrik kesehatan yang dirilis oleh Lifebouy, menyebutkan, pilek pada anak termasuk gangguan kesehatan yang menyerang hidung. Akibatnya hidung mengeluarkan lendir secara terus-menerus. Yang harus dilakukan oleh setiap orangtua atau khususnya ibu, bila tidak ingin keceriaan si kecil terganggu oleh penyakit ini maka lakukanlah pencegahannya.

Karena itu tidak ada salahnya bagi Anda untuk menambah wawasan akan penyakit tersebut. Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan sebagai Cara Mengatasi Pilek pada Anak, seperti:

[1] Kenali gejala pilek pada anak

Agar penyakit pilek dapat ditangani dengan segera, maka gejala pilek pada anak perlu dikenali sejak dini. Beberapa gejala pilek yang jamak terjadi, antara lain;
  • anak selalu bersin-bersin, 
  • tenggorokan mereka menjadi tidak nyaman bahkan dapat meradang, 
  • hidungnya akan mengeluarkan lendir, serta
  • suara anak menjadi serak.
Salah satu upaya yang disarankan oleh dokter adalah anak harus melewati masa inkubasi pilek. Waktu untuk menginkubasi anak terbilang cepat, lama interval antara dua hingga tiga hari. Saat dalam masa inkubasi atau masa pasca virus pilek menginfeksi tubuh ini lazim diikuti dengan bersin-bersin serta sakit tenggorokan.

Pada anak-anak usia di atas umur 5 tahun serta orang dewasa, pada umumnya, gejala ini akan tetap nampak hingga 10 hari. Sementara pada anak usia balita dapat berlangsung dengan lebih lama.

Terdapat pula beberapa gejala pilek pada anak yang selalu menyertainya, sebut saja, anak akan mengalami:
  • Sakit kepala, 
  • Demam, 
  • Mata berair, 
  • Nyeri otot, 
  • Rasa lelah, 
  • Berkurangnya indra penciuman serta pengecap rasa serta 
  • Berkurangnya nafsu makan.

[2] Penyebab pilek pada anak

Mekanisme virus yang mampu menginfeksi tubuh, dilakukannya lewat dua cara.
Pertama, virus menginfeksi tubuh secara langsung.
Kedua, virus menginfeksi lewat lendir penderita yang tertiup angin atau dengan tidak sengaja tersentuh oleh orang sehat.

Proses infeksi ini akan membuat anak menjadi lebih rentan terpapar penyakit ini. Dan jika dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak dapat mengalami penyakit pilek mulai 8 hingga 12 kali dalam 1 tahun.

[3] Cara mengatasi pilek pada anak

Tahukah Anda? Sebenarnya pilek pada anak dapat dicegah. Tetapi, apabila sang buah hati terlanjur terserang virus pilek, saran yang terbaik yang bisa dilakukan dalam upaya mencari cara mengatasi pilek pada anak adalah sebagai berikut.
  • Istirahat cukup. Umumnya pilek pada anak dapat diatasi dengan istirahat cukup. Serta jangan lupa posisikan kepala si kecil agak tinggi. Caranya dengan menambahkan selimut atau bantal, tujuannya agar anak mudah untuk bernapas.
  • Minum cukup. Cara yang kedua saat berupaya mencari cara mengatasi pilek pada anak yaitu dengan memberikan si kecil cairan yang cukup. Minum yang cukup sangat penting guna mengganti cairan tubuh yang hilang - contohnya: lendir yang dibuang.
  • Meminum madu. Upaya selanjutnya yang dapat dilakukan oleh setiap orangtua yaitu dengan memberi si kecil satu sendok madu yang dilarutkan dalam air susu atau bisa juga air minum selainnya. Tujuannya agar dapat meringankan sakit tenggorokan yang diderita oleh si anak. Sudah sama-sama kita ketahui bahwa madu mampu membantu meredakan sakit pada tenggorokan, karena kandungan anti oksidan pada madu dalam hal ini mampu mengurangi peradangan serta sekaligus memulihkan kekebalan tubuh.

Lakukan pencegahan pilek pada anak

Berikut ini beberapa cara melakukan pencegahan pilek:

  • Hindari keramaian. Penyakit pilek yang akan menyerang pada anak biasanya lebih rentan infeksinya terdapat di keramaian. Pasalnya, polusi udara berpotensi besar dalam menyebarkan virus. Namun, jika keadaan mendesak atau dengan terpaksa harus berada di keramaian, maka diperlukan pelindung khusus. Caranya; kenakan masker pada si kecil supaya virus tidak menginfeksinya yang biasa melalui hidung dan mulut. Jangan lupa pula - untuk melindungi dari infeksi virus - bekali anak hand sanitizer untuk membersihkan tangannya.
  • Menjaga kebersihan tempat tinggal. Apabila kebersihan tdak terjaga dengan baik maka tubuh sangat mudah terinfeksi oleh virus pilek. Oleh sebab itu, jagalah selalu kebersihan tempat tinggal khususnya tempat tidur si anak agar tidak menjadi sarang penyakit. Dan orangtua harus ekstra membersihkan beberapa barang, semisal; gagang pintu, bel pintu, toilet, atau remote televisi.
  • Menjaga kebersihan diri. Dalam upaya menjaga kekebalan tubuh, salah satu cara sederhana adalah dengan menjaga kebersihan diri. Sebagai contoh, edukasi setiap anak agar membiasakan mencuci tangan setelah bepergian dari luar atau usai bermain kotor-kotoran atau mencuci tangan sebelum makan, mengharuskan anak menjaga kesehatan untuk menghilangkan kuman yang melekat di tubuh dengan rutin mandi sebanyak dua kali sehari
  • Penuhi kebutuhan nutrisi anak. Guna dapat melawan infeksi virus pilek pada anak, si kecil harus memenuhi kebutuhan nutrisinya. Maka pastikan Anda memberi sang buah hati makanan yang bergizi. Beberapa makanan tersebut, antara lain; sayuran hijau serta buah buahan - jenis makanan ini sudah lazim diketahui memiliki vitamin serta mineral yang mampu membantu menjaga tubuh tetap sehat.

Anak-anak sangat rentan terserang pilek yang apabila tidak dicegah, dia menjadi lebih sering sakit. Lakukanlah pencegahan, sebab upaya ini dapat memberinya perlindungan terbaik. Dan anak-anak pun tetap sehat. Selamat beraktifitas! [w2/01_IBD]

Komentar