Header Ads

Koleksi Baju Batik Pria Lengan Panjang

Sebelum dilanjutkan pembahasan artikel tentang Baju Batik Pria Lengan Panjang mari kita kembali ulas seputar batik terlebih dahulu. Melansir informasi dari internet, disebutkan bahwa batik merupakan warisan seni dan budaya menggambar yang sudah lama hadir di Indonesia.

Banyak sekali pengamat seni dan budaya membukukan dengan batik sebagai pokok bahasan. Seperti di dalam buku yang ditulis oleh Hamzuri (pengamat sejarah dan kebudayaaan Indonesia). Dalam buku tersebut disebutkan, Aktifitas membatik merupakan suatu cara menggambar hiasan pada sehelai kain dengan menutupi bagian tertentu dari kain menggunakan perintang.

Saat membatik ada yang disebut dengan perintang yaitu malam atau “lilin batik” yang digunakan untuk menutup batik yang sudah terhias pada kain tujuannya agar terbebasdari bahan pewarna saat proses pencelupan.

Beberapa varian lilin batik tergantung dengan campuran bahan-bahannya, misalnya; paraffin, kote, lilin lebah, gondorukem, damar, mata kucing, lilin gladhagan, lilin bekas serta minyak kelapa atau lemak hewan. Semua bahan-bahan campuran lilin batik tersebut bisa dengan mudah didapatkan di Indonesia.

Ada 3 (tiga) macam lilin, yaitu:
  1. Lilin klowong untuk nglowong (melekatkan lilin pada saat membatik) dan ngisen-iseni (proses memakai canting cucuk kecil atau canting isen), 
  2. Lilin tembok untuk nembok (proses menutupi bagian kain agar tetap putih), dan 
  3. Llin biron (proses mbironi, artinya mempertahankan motif dengan cara memberi warna biru (biron) agar bertahan saat dicelup).
Setiap lilin-lilin batik yang dipergunakan harus menyesuaikan dengan tahap pembatikan alias sesuai dengan prosedurnya, yaitu; nglowong dan ngisen-iseni, nembok dan mbironi.

Juga disesuaikan dengan mekanisme menempelkannya, sebagai contoh: batik tulis memakai alat yang disebut canthing tulis. Adapun batik cap memakai canthing cap.

Canthing tulis menurut sejarahnya pertama kali ditemukan pada abad ke-17 di lingkungan kerajaan Mataram. Sedangkan canthing cap pertama kali ditemukan sekira pertengahan abad ke-19.

Berbicara tentang bahan pewarna batik, saat melakukan proses pembuatan batik bahan pewarna yang digunakan biasanya zat warna nabati maupun zat warna buatan.

Bahan zat warna nabati, seperti; daun, kulit kayu, pokok kayu, akar pohon, atau umbi. Misalnya akar pohon mengkudu berguna untuk dijadikan warna merah, kayu segeran atau kunyit berguna untuk dijadikan warna kuning, kulit kayu tingi berguna untuk dijadikan warna merah-cokelat, atau kayu soga berguna untuk dijadikan warna cokelat.

Indonesia memang negeri yang kaya dan subur, semua bahan-bahan untuk dijadikan pewarna nabati saat membatik bisa didapatkan dengan mudah hingga hari ini. Sebaliknya dengan zat warna buatan, hingga detik ini masih saja didatangkan dari luar negeri.

Pada proses pencelupan, zat warna yang dipakai adalah zat warna yang mampu mewarnai cairan larutan yang bertemperatur dingin hingga mencapai suhu tertinggi sebesar 25°C.

Pasalnya, lilin batik perintang warna yang digunakan tidak bisa menahan panas. Proses pembatikan tradisional yang sudah lazim sekarang ini berawal dari yang sederhana, yaitu hanya menggunakan satu warna - contohnya; motif wastrabang-bangan dan kelengan.

Koleksi Baju Batik Pria Lengan Panjang

Setelah sedikit ulasan mengenai batik, redaksi hendak menginformasikan sebuah produk fashion yang erat hubungannya dengan batik. Satu lagi produk fashion besutan MatahariMall.com hadir guna memenuhi keperluan pria dewasa yang suka akan batik.

Ada banyak sekali koleksi baju batik pria lengan panjang yang sudah dirilis dan siap Anda miliki sekarang juga.

Koleksi Baju Batik Pria Lengan Panjang
Koleksi Baju Batik Pria Lengan Panjang
Batik Arjuna Weda Kemeja Batik Ceplok Truntum - Ungu di atas contohnya ... Koleksi Baju Batik Pria Lengan Panjang ini terbilang formal. Batik yang diproduksi oleh Arjuna Weda ini menggabungkan motif pola batik yang penuh karisma, berbahan katun primis yang khas.

Pas sekali dengan tagline yang diusung oleh Arjuna Weda yaitu, Nothing more than classic style heritage. Menampilkan gaya resmi tetapi diberi sentuhan yang dirancang secara tradisional. Desainnya menjadi taklekang oleh waktu. Salut buat ide kreatif Arjuna Weda. [w1/07_GV]

Tidak ada komentar

tanpa mengurangi rasa hormat, komentar dimoderasi, ya :)
-
Ingin bekerjasama dengan kami? Sila kirim email ke: blogdangkal@gmail.com

Diberdayakan oleh Blogger.